Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Catatan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kudus, dari kurun waktu Januari hingga Oktober 2022 1.825 calon haji yang terdaftar. Dari jumlah itu, 258 calon haji di antaranya telah menyatakan membatalkan diri.

Sedangkan total daftar tunggu haji di Kota Kretek sejak 2012 hingga tahun ini ada 35 ribu calon haji.

Asrul Fatkhi, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kudus menyebut ada beberapa alasan calon haji membatalkan untuk naik haji. Salah satunya karena masa tunggu jadwal keberangkatan haji yang terlalu lama.

”Untuk Kabupaten Kudus dan daerah lain di Jawa Tengah itu masa tunggu naik hajinya 35 tahun. Durasi itu dengan asumsi Kabupaten Kudus mendaparkan kuota seribu calon haji per tahun," ujarnya.

Baca: 232 Calon Haji Grobogan Mengundurkan Diri

Alasan lainnya yakni ada calon haji yang sudah meninggal sebelum berangkat. Kemudian alasan kesehatan dan kondisi fisik yang tidak lagi prima.

”Ada yang memprediksi 35 tahun lagi usianya sudah terlalu tua dan akhirnya membatalkan diri," terangnya.Baca: Vaksin Meningitis Bagi Jemaah Haji dan Umrah Tak Lagi WajibMeski masa tunggu keberangkatan ibadah haji terlalu lama, pihaknya berharap agar calon haji tetap bersabar menunggu. Dirinya menyarankan untuk tidak membatalkan diri untuk naik haji.”Harapan kami untuk calon haji tetap bersabar menunggu masa keberangkatan. Kalau bisa tidak membatalkan diri walaupun masa tingginya lama, kecuali wafat dan sakit," imbuhnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler