Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ada 50 peternak kambing dari beberapa desa di Kecamatan Dawe yang ikut pelatihan ini. Dengan pembuatan pakan yang baik, maka akan dihasilkan ternak yang berkualitas.

”Karena 70 persen biaya kan di pakan. Kalau pakannya dapat tersedia dengan baik, populasi dan produktivitas kambing menjadi lebih baik," kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kudus Didik Tri Prasetyo, Kamis (24/11/2022).

Saat ini kebanyakan peternak mengandalkan rumput liar sebagai pakan. Namun pakan ini dianggap masih belum ideal.

”Selama ini mereka mengandalkan rumput liar yang tidak diketahui berapa kandungan karbohidrat, protein dan vitaminnya," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Dispertan Kabupaten Kudus, Agus Setiawan mengatakan ada empat kombinasi pakan agar memiliki kandungan yang baik.

”Harus mengandung rerumputan, bahan tanaman legum, dan dua jenis rambanan," katanya.Pakan juga harus mengandung serat, protein, dan karbohidrat. Sehingga kambing dapat berkembang biak dengan baik.”Harapan kami populasi kambing meningkat dan kesejahteraan peternak meningkat," imbuhnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler