Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Dasa Gentawati, trainer ecoprint asal Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mengatakan, tren ecoprint di 2023 masih diminati. Dominasi warna cerah ditambah inovasi motif yang tidak sekadar penempelan dedaunan bakal diproduksi di tahun depan.
”Tren di 2023 akan ditambah dengan motif colet juga yang dikreasikan menggunakan kuas. Jadi, tidak hanya sebatas menempel daun saja," katanya, Kamis (15/12/2022).
Variasi motif yang dimaksud yakni adanya buletan, bunga, dan motif lain yang dicolet menggunakan kuas. Meski demikian, produk ecoprint tetap akan diberi tempelan dedaunan, seperti daun jati, daun pepaya, daun lanang, dan daun kalpataru.
”Dominasi warnanya masih warna cerah seperti hijau, merah, dan hitam," sambungnya.
Dasa menambahkan, produk ecoprint saat ini dapat diimplementasikan menjadi beberapa produk. Di antaranya baju, tas, sepatu, tumblr, kaos, dan hijab.
Baca: Mengenal Ecoprint yang Kini Tengah Naik Daun, Ini Keunggulannya
Harga produk ecoprint yang ditawarkan beragam. Produk topi ecoprint dijual di harga Rp 125 ribu. Kemudian ada mug yang dijual seharga Rp 100 ribu.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



