Even di Alun-Alun Kudus Bikin Retribusi Parkir Menurun, Kok Bisa?
Vega Ma'arijil Ula
Rabu, 21 Desember 2022 15:15:29
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala UPTD Parkir dan Terminal Dishub Kudus, Jawa Tengah, Wahyudi Eko Wuryanto mengatakan alasannya. Ketika ada even di alun-alun, kerap ada penutupan di beberapa ruas jalan di sekitarnya.
”Salah satunya ruas di Jalan Sunan Kudus. Ketika ada penutupan, otomatis tidak ada kendaraan yang parkir di tepi ruas jalan tersebut," katanya, Rabu (21/12/2022).
Padahal menurutnya, Jalan Sunan Kudus merupakan area potensial untuk retribusi parkir tepi jalan umum. Selain ruas Jalan Sunan Kudus, area lainya turut menyumbang retribusi parkir jalan umum.
”Ada juga di Jalan Sunan Muria, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Jenderal Sudirman. Jalan-jalan penyumbang retribusi parkir paling besar memang masih di kawasan Alun-Alun Simpang Tujuh," sambungnya.
Baca: Retribusi Parkir Tepi Jalan Umum di Kudus Belum Tercapai
Saat ini di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah terdapat 183 juru parkir. Dari total 183 juru parkir tersebut, setidaknya jukir dapat menyetor Rp 1,5 juta per hari ke Dinas Perhubungan (Dishub) Kudus.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



