SMAN 1 Mejobo Kudus Deklarasikan Sekolah Anti Perundungan
Vega Ma'arijil Ula
Kamis, 22 Desember 2022 12:47:42
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Pihak SMAN 1 Mejobo ditunjuk langsung oleh pihak Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) untuk deklarasi ini
Ajib Setyo, Kepala SMAN 1 Mejobo mengatakan, pihaknya dipercaya untuk mengawali sekolah antibullying pertama di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.
”Kami bikin agen pencegahan perundungan juga di sekolah yang isinya siswa-siswi sebanyak 30 orang," katanya, Kamis (22/12/2022).
Ajib melanjutkan, siswa-siswi tersebut berasal dari kelas sepuluh dan kelas sebelas. Sebanyak 30 siswa tersebut dipilih langsung oleh teman-temannya karena dirasa mampu.
”Agen tersebut nantinya bertugas untuk menyosialisasikan tentang pencegahan perundungan. Agen tersebut nanti juga bertugas menerima laporan dari siswa lainnya apabila terjadi perundungan di kawasan sekolah," sambungnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



