Sabtu, 25 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Jumlah 57 kasus HIV/AIDS yang diderita oleh anak-anak itu menjadi penyumbang sekitar 10 persen dari total 638 kasus HIV/AIDS sepanjang 2017 hingga 2022.

Manajer Kasus HIV Kabupaten Kudus, Eny Mardiyanti menyampaikan, jumlah 10 persen bukanlah angka yang kecil.

”Angka 10 persen itu bukanlah angka yang kecil. Hal ini menjadi perhatian agar ada kebijakan pemberian pemahaman kepada remaja terkait pencegahan penularan sebagai prioritas," katanya, Kamis (22/12/2022).

Dari data yang dihimpun Murianews.com, usia kurang dari satu tahun terdapat empat anak yang terpapar HIV/AIDS. Kemudian di usia 1-4 tahun ada 9 anak dengan kasus terpapar HIV/AIDS.

”Kemudian usia 5-14 tahun ada 21 anak. Selanjutnya di usia 15 sampai 19 tahun ada 23 anak yang terpapar HIV/AIDS," sambungnya.

Baca: HIV/AIDS di Kudus Capai 638 Kasus
Baca: HIV/AIDS di Kudus Capai 638 KasusMenurut Eny, HIV/AIDS yang dialami oleh anak-anak tersebut tertular dari ibu. Ada juga yang diakibatkan dari homoseksual.”Untuk yang tertular dari ibu biasanya berasal dari virus yang menginfeksi darah. Ada juga yang melalui air susu," imbuhnya.Diberitakan sebelumnya, sebanyak 638 kasus HIV/AIDS ditemukan di Kota Kretek.Beragam faktor menjadi dasar banyaknya temuan kasus HIV/AIDS di Kota Kretek. Seperti hubungan seks berisiko tanpa menggunakan pengaman.Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler