Sabtu, 25 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Muhammad Amar Ma'ruf, pengelola Primer Koperasi Produsen Tempe tahu Indonesia (PRIMKOPTI) Kudus mengatakan, stok kedelai per Rabu (28/12/2022) hari ini dipastikan aman hingga 1 Januari 2023 mendatang. Sebab, saat ini ketersediaan stok ada di gudang terdapat 70 ton kedelai.

”Setiap hari juga terus ada kiriman dari Semarang sebanyak 20 ton kedelai. Untuk permintaan kedelai di Kudus sehari ada 10 ton sampai 20 ton," katanya, Rabu (28/12/2022).

Sebanyak 70 ton kedelai yang saat ini tersedia di gudang merupakan kedelai impor. Terdiri dari merek bola hijau, monas, wayang, dan gentong. ”Kalau kedelai lokal saat ini kosong. Hanya ada kedelai impor," sambungnya.

Selain memastikan pasokan kedelai aman menjelang Tahun Baru 2023, pihaknya juga menyampaikan harga kedelai saat ini turun. Turunnya harga kedelai itu terjadi sejak dua pekan lalu.

Harga kedelai impor merek bola hijau saat ini Rp 13.500 per kilogram. Sedangkan harga kedelai merek monas saat ini Rp 13.400 per kilogram.

”Kalau harga kedelai merek wayang saat ini Rp 13.400 per kilogram. Harga yang sama juga berlaku untuk kedelai merek gentong yakni Rp 13.400 per kilogram," terangnya.

Baca: Harga Kedelai Naik Terus, Pemkab Grobogan: Naiknya Ugal-ugalanDirinya memprediksi di tahun ini tidak akan ada lonjakan permintaan kedelai. Sebab, saat ini sekolah sedang libur, menurutnya secara tidak langsung beberapa warung penjual gorengan di sekitar sekolah juga tidak berjualan.Ma'ruf berharap harga kedelai di Kudus dapat terus turun di harga normal. Sehingga tidak memberatkan perajin dan konsumen.”Harapannya harga kedelai terus berangsur normal di harga Rp 11 ribu per kilogram," imbuhnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler