Sabtu, 25 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Terlebih, dalam sehari di tempat pengungsian Balai Desa Jati Wetan menghabiskan empat ribu hingga lima ribu bungkus nasi.

”Untuk makan sehari-hari, setidaknya para pengungsi makan tiga kali sehari. Sedangkan yang masih bertahan di rumah juga kami berikan makanan dua kali sehari," kata Kepala Desa Jati Wetan, Agus Susanto, Senin (2/1/2023).

Bentuk bantuan logistik yang dibutuhkan yakni berupa sembako, makanan, dan minyak goreng.

”Karena di Desa Jati Wetan masih banjir dan airnya juga masih tinggi. Belum tahu kapan surutnya," ujarnya.

Baca: Ratusan Warga Mengungsi Akibat Banjir Kudus, Butuh Uluran Tangan

Sementara itu, untuk kebutuhan bantal dan selimut dirasa masih cukup. Begitu juga untuk kebutuhan popok bayi juga masih tersedia.

”Kalau mau mengirim bantuan bisa datang langsung ke Balai Desa Jati Wetan," terangnya.Baca: Santri Darul Quran Nurul Abidin Bagikan Bantuan untuk Korban Banjir KudusBantuan berupa uang juga dapat langsung diserahkan ke sekretariat di area Balai Desa Jati Wetan. Pihaknya berharap semakin banyak bantuan yang datang.”Supaya dapat membantu pengungsi yang ada di sini. Selain itu semoga banjirnya cepat surut," imbuhnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler