Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Aris Subkhan, Kepala Desa Gulang mengatakan, pihaknya saat ini masih membutuhkan bantuan berupa popok untuk orang dewasa, popok bayi, minyak telon, dan sabun.

Menurutnya, kebutuhan tersebut saat ini yang paling mendesak. Sedangkan ketersediaan logistik untuk kebutuhan makan sehari-hari masih cukup untuk dua hari ke depan.

”Makan untuk pengungsi tiga kali sehari. Terkadang ada tambahan roti dan susu juga," katanya.

Baca: Pengungsian di Jati Wetan Kudus Butuh Ribuan Nasi Bungkus Tiap Hari

Pihaknya juga terbuka bagi donatur yang hendak memberikan bantuan. Penyaluran bantuan dapat diserahkan langsung ke Balai Desa Gulang.

”Bisa langsung ke sekretariat di Balai Desa Gulang. Bagi yang memberikan donasi berupa uang juga dapat langsung datang ke balai desa," sambungnya.
”Bisa langsung ke sekretariat di Balai Desa Gulang. Bagi yang memberikan donasi berupa uang juga dapat langsung datang ke balai desa," sambungnya.Baca: Begini Kondisi Korban Selamat usai Tenggelam di Banjir KudusDari data yang dihimpun Murianews, saat ini jumlah pengungsi di Balai Desa Gulang per Senin (2/1/2023) hari ini ada 104 orang.Mereka terdiri dari bayi, balita, orang dewasa, dan lansia. Sedangkan pengungsi berasal dari Desa Gulang, Desa Payaman, Desa Karangrowo, dan Desa Ngemplak. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler