Kudus Ajukan 1.200 Dosis Sperma Beku untuk Inseminasi Buatan
Vega Ma'arijil Ula
Selasa, 10 Januari 2023 12:31:43
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Dispertan Kabupaten Kudus, Agus Setiawan mengatakan, pihaknya telah mengusulkan sekitar 1.200 sperma beku ke Balai Inseminasi Buatan Jawa Tengah.
Upaya ini dilakukan agar dapat memenuhi tingginya permintaan kebutuhan kambing. Menurut Agus setiap tahunnya permintaan kebutuhan kambing mencapai Rp 4 ribu.
Jumlah tersebut hanya saat momen Iduladha saja, belum termasuk permintaan untuk pedagang sate dan lainnya. ”Rencananya pengambilan di bulan Maret tahun ini," katanya, Selasa (10/1/2023).
Menurut Agus, penggunaan Inseminasi Buatan lebih efektif ketimbang membeli bibit hewan ternak untuk didatangkan ke Kota Kretek. Sebab, membeli bibit ternak membutuhkan anggaran yang lebih besar.
”Risikonya juga lebih besar. Karena bisa juga terjadi kematian. Kalau sudah ada sperma beku kan tinggal disuntikkan ke ternak sapi atau kambing betina," sambungnya.
Baca: Ini Ciri-Ciri Hewan Ternak Siap Suntik Inseminasi Menurut Dispertan Kudus
Lebih lanjut, perihal metode pembagian Inseminasi Buatan pihaknya memiliki dua opsi untuk kambing dan sapi. Yakni 60:40 atau 70:30 dengan opsi penyuntikan ke populasi kambing yang lebih banyak dibandingkan penyuntikan ke sapi.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



