Emak-Emak Korban Banjir Kudus Dilatih Merias di Pengungsian
Vega Ma'arijil Ula
Kamis, 12 Januari 2023 13:22:30
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Pengamatan Murianews, ada 20 peserta pelatihan ini yang semuanya pengungsi. Panggung aula DPRD digunakan sebagai tempat untuk pelatihan belajar merias.
Mekanismenya sepuluh orang belajar merias, sementara sepuluh orang lainnya dirias bergantian.
Lejimantoro Catur Putra, Pimpinan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Insan Mandiri mengatakan, pihaknya mengajari cara merias. Tujuannya untuk mengusir rasa jenuh yang dialami pengungsi mengingat pengungsi hampir menempati lokasi pengungsian lebih dari sepekan.
”Tujuannya lainnya untuk membekali para pengungsi agar memiliki kemampuan untuk merias. Paling tidak dapat merias keluarganya sendiri dulu," katanya, Kamis (12/1/2023).
Baca: Begini Cerita MUA Dandani Pengantin di Tengah Banjir Pati
Pelatihan merias tersebut itu berdurasi dua jam. Kemudian bergantian dengan pasangannya. ”Pesertanya hanya remaja perempuan hingga ibu-ibu," sambungnya.
Lejimantoro menambahkan, sejauh ini peserta sudah mampu merias dengan baik. Seperti membuat alis, bayangan hidung, dan lainnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



