Harga Kedelai Turun, Omzet Produsen Tahu di Kudus Naik Lagi
Vega Ma'arijil Ula
Jumat, 13 Januari 2023 11:07:13
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Sebelumnya, harga kedelai di Kota Kretek sempat menyentuh Rp 14 ribu per kilogram. Namun, saat ini harganya Rp 12.900.
Eko Budi, salah seorang produsen tahu di RT 02, RW 01, Desa Ploso, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus mengatakan harga Rp 12.900 per kilogram tersebut sudah sejak sepekan yang lalu.
Menurutnya, turunnya harga kedelai tersebut berpengaruh pada omzetnya yang mengalami peningkatan dibandingkan saat harga kedelai masih mahal.
”Ada peningkatan omzet sekitar lima sampai enam persen. Keuntungannya bisa dibilang lumayan," katanya, Jumat (13/1/2023).
Baca: Pasokan Kedelai di Kudus Aman Tak Terganggu Banjir
Dengan harga kedelai saat ini Rp 12.900 per kilogram ia dapat menghabiskan 450 kilogram kedelai. Jumlah kedelai yang dihabiskan tersebut sebenarnya sama saat harga kedelai saat masih Rp 13.800.
”Tetapi keuntungannya yang beda. Karena saat ini ada kenaikan keuntungan," sambungnya.
Ia menjelaskan saat ini harga penjualan tahu di tempatnya per papan Rp 36 ribu. Dengan jumlah kedelai yang dihabiskan sebanyak 450 kilogram dalam sehari, ia mampu memproduksi tahu sebanyak 115 papan.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



