Vaksinasi LSD untuk Sapi di Kudus Akan Fokus ke Lau dan Kaliwungu
Vega Ma'arijil Ula
Rabu, 25 Januari 2023 13:58:18
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Penyakit LSD merupakan penyakit kulit infeksius yang disebabkan Lumpy Skin Disease Virus (LSDV). Penyakit ini kerap ditemukan pada sapi dan kerbau.
Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Dispertan Kabupaten Kudus, Agus Setiawan mengatakan, saat ini pihaknya masih memiliki 200 dosis vaksin LSD.
”Sasarannya sama seperti beberapa waktu lalu saat ada indikasi hewan ternak mengarah ke LSD. Yakni di Desa Lau dan Desa Kaliwungu. Tetapi saat itu setelah kami ambil sampel, ternyata hasilnya negatif," katanya, Rabu (25/1/2023).
Baca: 552 Sapi di Sragen Terserang LSD, 6 di Antaranya Mati
Agus menjelaskan, beberapa hari lalu pihaknya mengambil sampel lima hewan kerbau di Desa Lau, Kecamatan Dawe, Kudus. Namun, hasilnya negatif LSD.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



