Peternak Wajib Tahu, Ini Gejala LSD yang Menyerang Sapi dan Kerbau
Vega Ma'arijil Ula
Kamis, 26 Januari 2023 14:53:13
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, kini belum ada temuan ternak terpapar LSD. Kendati demikian, peternak diminta untuk mengetahui gejalanya.
Sebagai penjelasan, penyakit LSD merupakan penyakit kulit infeksius yang disebabkan Lumpy Skin Disease Virus (LSDV).
Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Dispertan Kabupaten Kudus, Agus Setiawan mengatakan pihaknya saat ini terus memantau peternak sapi dan kerbau di Kudus. Di Kota Kretek setidaknya memiliki ribuan populasi sapi maupun kerbau.
”Di Kudus populasi sapi ada sekitar enam ribu ekor. Sedangkan populasi kerbau ada dua ribu ekor," katanya, Kamis (26/1/2023).
Agus melanjutkan, saat ini belum ada temuan sapi atau kerbau terkena LSD. Meski demikian, pihaknya meminta peternak untuk memahami gejala sapi terkena LSD. Karena daerah sekitar Kudus sudah mulai ada temuan.
"Selalu kami sosialisasikan ke masyarakat, salah satu tanda gejala sapi terkena LSD itu muncul nodul di bagian tubuh. Bentuknya seperti cacar," terangnya.
Data yang dihimpun Murianews dari buku rencana kontigensi LSD 2022 yang dikeluarkan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, selain munculnya nodul pada kulit gejala sapi terpapar LSD ditandai dengan gejala demam tinggi mencapai 41 derajat celsius.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



