Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Heri Muryanto, Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan dan Ruang Terbuka Hijau Dinas PKPLH Kudus, mengatakan pihaknya ada target pengurangan produksi sampah, yakni sampai 30 persen. Sedangkan target penanganannya sampai 70 persen di tahun 2025.

”Di tahun 2022 hingga 2023 ini penangan sampah baru 60 persen," katanya, Jumat (27/1/2023).

Baca:Bupati Kudus Sidak Aduan Kebocoran Limbah di TPA, Ini Hasilnya

Heri melanjutkan, pihaknya masih membutuhkan armada angkut sampah dan tenaga kebersihan. Sebab, ketersediaan yang sudah ada saat ini dirasa masih kurang.

”Saat ini tenaga kebersihan baru ada 180 orang. Setidaknya masih butuh 100-an orang lagi untuk dapat mencapai target pengurangan sampah," ujarnya.

Baca: Sedih, 3,6 Ton Sampah Datangi Pantai Bandengan JeparaMenurutnya, ketika semakin banyak petugas kebersihan yang tersedia, pelayanan kebersihan akan semakin luas. Sehingga semakin banyak area yang bersih.”Semakin banyak petugas kebersihan, semakin bagus untuk perluasan area kebersihan. Untuk armada, kami juga masih butuh tambahan. Karena saat ini masih kurang, ada dump truk 30 unit, armroll 9 unit, dan compactor satu unit," imbuhnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler