Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala UPT Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kudus, Drh Anton Cahyono mengatakan, kesadaran peternak saat ini lumayan bagus. Meski begitu tidak dipungkiri masih ada yang menolak untuk ikut vaksinasi LSD.

”Sudah mulai sadar untuk menyertakan hewan ternaknya ikut vaksin LSD," katanya, Rabu (1/2/2023).

Anton menjelaskan, peternak tidak perlu takut memvaksin ternaknya. Ketika ada efek yang ditimbulkan dari penyuntikan vaksin, itu hanya efek ringan.

”Biasanya hanya demam selama satu dua hari. Tidak ada dampak fatal jadi peternak tidak perlu khawatir, karena tujuannya untuk melindungi ternak," sambungnya.

Pihaknya meminta peternak juga ikut menyukseskan program vaksinasi LSD pada hewan ternak. Hal itu sebagai bentuk kontribusi mendukung program pemerintah.

”Karena kami tidak dapat bekerja sendiri tanpa bantuan peternak," imbuhnya.

Baca: Puluhan Sapi Perah di Kudus Disuntik Vaksin LSDSiti Rofi'ah, Kepala Desa Garung Lor mengatakan, peternak sapi di desanya saat ini sudah sadar dan mau ikut vaksinasi LSD. Menurutnya, peternak sudah paham dan tahu tentang bahaya penyakit LSD.”Ketika ada slot vaksin, kami dari Pemdes dan pihak dinas (Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, red) langsung informasikan ke peternak dan mereka mau," terangnya.Lebih lanjut, di Desa Garung Lor saat ini ada 20 peternak. Terdiri dari peternak sapi perah, kambing, kerbau. ”Harapan kami dengan adanya vaksinasi LSD ini dapat diminimalisir," imbuhnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoh

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler