Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Mereka akan memperebutkan 252 formasi perangkat desa di 90 desa. Metode seleksinya menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT) dan Lembar Jawaban Komputer (LJK).

Metode tes menggunakan LJK atau CAT itu merupakan kesepakatan oleh pihak perguruan tinggi penyelenggara dengan pihak desa.

”Opsional boleh menggunakan CAT atau LJK. Kesepakatan pihak universitas dan pihak desa," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Kudus, Adi Sadhono, Jumat (3/2/2023).

Adi menjelaskan, pelaksanaan tes nantinya menggandeng lima perguruan tinggi. Terdiri dari Universitas 17 Agustus, Politeknik Negeri Semarang, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Stikubank (UNISBANK) Semarang, dan Universitas Padjadjaran Bandung.

Baca: Perangkat Desa di Kudus Ini Patungan untuk Uruk Jalan Rusak

Khusus pelaksanaan seleksi di Universitas 17 Agustus akan digelar di Semarang, Jawa Tengah. Lokasinya di Semarang.

Sedangkan seleksi yang digandeng perguruan tinggi lainnya, pelaksanaan tes di Kabupaten Kudus. Namun, lokasinya masih dikaji. ”Materinya ada materi umum, materi khusus, dan psikologi," katanya, Jumat (3/2/2023).

Materi umum itu meliputi kepemimpinan pengetahuan umum dan Bahasa Indonesia. Sedangkan materi khusus meliputi pengetahuan tentang pemerintah desa. Lalu ada juga psikotes.
Materi umum itu meliputi kepemimpinan pengetahuan umum dan Bahasa Indonesia. Sedangkan materi khusus meliputi pengetahuan tentang pemerintah desa. Lalu ada juga psikotes.Baca: Seleksi Perangkat Desa di Kudus, Ketua DPRD: Jangan Sampai Ditunda LagiData yang dihimpun Murianews, Universitas 17 Agustus menggelar seleksi pelaksanaan untuk Desa Bacin. Sedangkan Politeknik Negeri Semarang menyelenggarakan seleksi untuk Desa Ngembalrejo.”Kalau Unsoed (Universitas Jenderal Soedirman, red) dan STIKUBANK masing-masing menggelar seleksi untuk 10 desa. Sisanya sebanyak 68 desa dilaksanakan di Unpad (Universitas Padjadjaran Bandung, red). Totalnya 90 desa," sambungnya.Adi melanjutkan, pihaknya tetap melakukan pengawasan selama berjalannya tes. Sehingga proses seleksi berjalan lancar.”Nanti kami tetap melakukan monitoring. Ada tim dari kabupaten dan tim dari desa juga," imbuhnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler