Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Abdul Jalil, Steering Committee Perayaan Ta'sis Masjid Al-Aqsha Menara Kudus menjelaskan, khataman dilakukan sebanyak 19 kali karena berkaitan dengan berdirinya Masjid Al-Aqsa dan Menara Kudus.

”Masjid Al-Aqsa dan Menara Kudus berdiri pada 19 Rajab 956 Hijriah. Makanya khatamannya dilaksanakan sebanyak 19 kali," katanya.

Menurut Jalil khataman dilakukan di beberapa titik. Yakni di panggung kaki Menara Kudus, di atas Menara Kudus, dan di area Masjid Al-Aqsa.

”Para hafiz dan hafizah itu berasal dari beberapa pondok pesantren yang ada di sembilan kecamatan di Kabupaten Kudus," sambungnya.

Baca: 488 Lilin Menyala di Pembukaan Ta’sis Masjid Menara Kudus
Baca: 488 Lilin Menyala di Pembukaan Ta’sis Masjid Menara KudusTiap-tiap pelaksanaan khataman dilakukan oleh 10 orang hafiz. Sehingga totalnya ada 190 hafiz maupun hafizah.”Air khataman nantinya disatukan dengan air yang sudah dikirab pada Minggu besok. Airnya akan dibagikan ke masyarakat juga besok setelah kirab," imbuhnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News