Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Mereka akan disebar ke tiap desa di Kecamatan Kota untuk mulai melakukan pengawasan tahapan Pemilu 2024. Jumlah panwaslu tingkat desa/kelurahan di Kudus ada 132 orang.

Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kudus, Moh Wahibul Minan, mengatakan banyak tugas yang menanti Panwaslu Kelurahan/Desa. Pihaknya meminta PKD bekerja dengan baik dan berkomunikasi dengan berbagai pihak.

”Satu orang nanti kan mengawasi satu desa. Teman-teman PKD ini harus menjalin komunikasi dengan tiap-tiap petugas TPS," katanya saat pelantikan Panwaslu Kelurahan/Desa Kecamatan Kota, Kudus, Senin (6/2/2023).

Jumlah TPS di Kudus ada 3049 TPS. Sedangkan TPS di Kecamatan Kota sementara ini ada 353 TPS.

Baca: ASN Tak Netral Jelang Pemilu Terancam Dipecat

Minan menambahkan, pihaknya juga meminta para PKD menyukseskan pemilu serentak ini. Selain itu juga menjaga harmonisasi, integritas, dan sopan santun.

Minan menambahkan, program kerja yang dilaksanakan di antaranya verifikasi keanggotaan peserta pemilu dan pencocokan dan penelitian (coklit).”Personel kami memang kurang. Karena satu pengawas meng-cover satu desa. Makanya kami tekankan mereka tetap berkomunikasi dengan petugas TPS juga," sambungnya.Dia meminta pengawas untuk mengawasi dan mencegah politik uang. Sehingga Pemilu 2024 bisa berlangsung demokratis.”Money politics harus diawasi. Begitu juga dengan coklit. Sudah sesuai aturan atau belum," imbuhnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler