Puluhan Pelajar Unjuk Kebolehan Bikin Kaligrafi di Menara Kudus
Vega Ma'arijil Ula
Rabu, 8 Februari 2023 11:28:11
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Rahman Hakim, Koordinator Seksi Lomba Macapat dan Kaligrafi mengatakan, lomba kaligrafi sudah dilaksanakan setiap tahunnya. Yakni sebanyak tiga kali edisi setiap perayaan Ta'sis Masjid Al-Aqsha Menara Kudus.
Dia menjelaskan, lomba kaligrafi dibagi menjadi dua kategori. Pertama kategori untuk usia di bawah 13 tahun. Kategori tersebut untuk lomba kaligrafi naskhi ukuran kertas A3.
Kategori kedua diperuntukkan bagi usia 13 tahun sampai 17 tahun. Lomba ini menggunakan empat jenis khot berukuran 40x60 dengan media kanvas atau triplek.
”Kategori usia 13 tahun menggunakan khot dengan naskah surat Al-Ikhlas. Untuk usia 13 tahun sampai 17 tahun hiasan dekorasi kaligrafi," katanya, Rabu (8/2/2024).
Baca: Pedasnya Ndas Manyung Bisa Dicicipi di Taman Menara Kudus, Segini Harganya
Rahman Hakim menjelaskan, pihaknya ingin support generasi muda agar peduli dengan Al-Quran. Selain itu memahami penulisan Al-Quran untuk keterlanjutan membaca Al-Quran.
”Kalau tidak dimulai dari sekarang, nanti penulisan Al-Quran nya tidak bisa bagus," sambungnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



