Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Diberitakan sebelumya, pada Senin (13/2/2023) sebanyak 26 siswa SDN 2 Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mengalami keracunan. Puluhan siswa SD tersebut tiba-tiba mengalami pusing-pusing, muntah, hingga pingsan.

Mereka diduga keracunan dari jajan makaroni telor (maklor) dan jasuke yang dijual oleh pedagang di sekitar sekolah.

Sub Koordinator Surveilans Imunisasi DKK Kudus, Aniq Fuad mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil dari laboratorium. Pemeriksaan laboratorium diperkirakan selesai paling cepat pekan depan.

Baca: Dari Kasus Keracunan Siswa SD di Kudus, Disdik Imbau Bawa Bekal Saja

Menurutnya, pemeriksaan laboratorium tidak dapat selesai dengan cepat. Sebab, harus menunggu pembiakan bakteri terlebih dahulu.

”Dari situ nanti dilihat berkembangnya benar mengandung racun atau tidak. Supaya diketahui itu jenis bakteri atau jamur," katanya, Rabu (15/2/2023).

Aniq melanjutkan, ke depannya pihaknya akan melakukan pembinaan ke pedagang di sekitar sekolah. Sehingga kejadian seperti ini tidak terjadi lagi.
Aniq melanjutkan, ke depannya pihaknya akan melakukan pembinaan ke pedagang di sekitar sekolah. Sehingga kejadian seperti ini tidak terjadi lagi.”Saat ini kami melakukan pembinaan ke beberapa pedagang di sekitar sekolah. Koordinasi dengan Balai Laboratorium Kesehatan dan Pengujian Alat Kesehatan Provinsi Jawa Tengah juga terus kami lakukan," sambungnya.Baca: Puluhan Siswa SD di Kudus Diduga Keracunan Jajanan, Begini Nasib PedagangnyaPihaknya menghimbau pihak sekolah untuk melakukan inventarisasi pedagang yang berjualan di sekitar sekolah.”Pencegahan juga kami lakukan, salah satunya meminta pihak sekolah melakukan inventarisasi pedagang di sekitar sekolah. Supaya tahu di sekitar sekolah itu jual apa saja," imbuhnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler