Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Tiga pasar tradisional di Kudus yang didroping Minyakita, Jumat (16/2/2023) lalu yakni Pasar Jember, Pasar Bitingan, dan Pasar Kliwon.

Senin (20/2/2023) hari ini stok Minyakita di beberapa pedagang yang didropping pada Jumat (16/2/2023) lalu hanya tersisa sedikit. Hal ini dialami salah seorang pedagang di Pasar Jember, Siti Aminah.

Siti Aminah mendapatkan dropping sebanyak tujuh karton pada Jumat (16/2/2023). Tiap-tiap karton berisi 12 botol Minyakita ukuran 1 liter dengan harga Rp 14 ribu per liter.

”Hari ini sisa dua karton (24 botol, red). Karena peminatnya banyak," katanya, Senin (20/2/2023).

Lebih lanjut, dalam sehari rata-rata sedikitnya dia dapat menjual empat botol ukuran satu liter. Dengan ketentuan penjualan maksimal dua liter per orang.

Baca: Kebijakan Pembatasan Pembelian Minyakita 2 Liter, Bagaimana di Kudus?
Baca: Kebijakan Pembatasan Pembelian Minyakita 2 Liter, Bagaimana di Kudus?Hal senada disampaikan oleh pedagang sembako di Pasar Jember, Jumiati. Dia mendapatkan dropping Minyakita sebanyak tujuh karton.Sebanyak tujuh karton yang didapatkan olehnya berisi Minyakita ukuran satu liter dan dua liter. Rinciannya empat karton berisi Minyakita ukuran satu liter dan tiga karton berisi Minyakita ukuran dua liter.”Tersisa tiga karton Minyakita. Minyakita ukuran dua liter sebanyak dua karton dan satu karton berisi Minyakita ukuran satu liter. Peminatnya banyak karena harganya murah dan barangnya jarang," katanya, Senin (20/2/2023). Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler