Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Biro Perekonomian Setda Provinsi Jawa Tengah, Amar Ustadi mengatakan, di bulan Februari 2023 hasil panen diyakini belum maksimal. Sehingga suplai beras masih sulit dan membuat harga masih cenderung mahal.
Menurutnya, puncak hasil panen berada di bulan Maret tahun ini. Pasokan beras diklaim mulai lancar pada bulan Maret mendatang.
”Ketika pasokan berasnya mulai lancar, harga akan menurun," katanya, Rabu (22/2/2023).
Amar melanjutkan, untuk mengantisipasi melonjaknya harga beras pihaknya terus melaksanakan operasi pasar ke beberapa pasar tradisional di Jawa Tengah. Menurutnya, operasi pasar ada dua.
”Operasi pasar itu ada dua. Bisa langsung ke konsumen, atau juga ke pedagang," sambungnya.
Baca: Pemerintah Tetapkan HET Beras Medium Sebesar Rp 9000 Per Kilogram
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



