Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Data yang dihimpun Murianews, sejauh ini sudah ada 1.730 karton Minyakita yang didropping di Pasar Jember, Pasar Bitingan, Pasar Kliwon, dan Pasar Baru.

Dari data tersebut, rinciannya yakni pada Jumat (17/2/2023) dropping Minyakita sebanyak 240 karton di tiga pasar tradisional. Yakni di Pasar Jember, Pasar Bitingan, dan Pasar Kliwon.

Kemudian pada Jumat (24/2/2023) terdapat dropping Minyakita sebanyak 420 karton. Lokasinya di Pasar Baru.

”Kami juga lakukan dropping pada Sabtu kemarin (Sabtu tanggal 25 Februari 2023, red) sebanyak 460 karton di Pasar Bitingan dan dropping di hari yang sama sebanyak 420 karton di Pasar Jember," kata Kepala Bidang Fasilitasi Perdagangan, Promosi dan Perlindungan Konsumen Dinas Perdagangan Kudus, Minan Mochamad, Senin (27/2/2023).

Baca: Disperindag Jateng Pastikan Stok Minyakita Aman Hingga Lebaran

Kemudian, di Pasar Bitingan pada Senin (27/2/2023) hari ini didropping lagi sebanyak 190 karton. Sehingga total untuk dropping di pasar Bitingan sejauh ini ada 650 karton.

Pihaknya bersama distributor dan produsen akan terus mengupayakan adanya dropping Minyakita setiap pekannya. Yakni setidaknya ada dua kali dalam sepekan.

”Kami upayakan ada dropping terus seminggu dua kali untuk pemerataan. Semoga dapat memenuhi kebutuhan konsumen," sambungnya.

Minan tidak menampik masih ada beberapa pedagang yang belum kebagian Minyakita. Dia berharap pedagang maupun konsumen memaklumi hal tersebut.Baca: Produsen Minyakita Kantongi DMO, Segini Pasokan untuk Kudus dan JeparaSaat ini pembelian Minyakita masih dibatasi. Yakni satu orang maksimal dua liter. Sementara pedagang diminta menjual dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) atau harga maksimal Rp 14 ribu per liter.”Memang sebuah kebijakan itu tidak dapat memuaskan semua pihak. Karena pasti ada yang terpenuhi, ada yang tidak. Tetapi masih ada minyak goreng merek lain yang dapat dimanfaatkan," terangnya.Lebih lanjut, Minan berharap adanya dropping Minyakita dapat bermanfaat bagi masyarakat. Yakni kebutuhan Minyakita dapat tercukupi.”Harapan kami kebutuhan konsumen terhadap Minyakita dapat terpenuhi," imbuhnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler