Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Abdul Ghofur saat ini memiliki 1.200 ekor ayam di kandangnya yang berada di RT 01, RW 07 Desa Gribig, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus. Dari jumlah ribuan ekor ayam petelur itu dapat menghasilkan 50 kilogram telur per hari.

Untuk memacu produksi telur, ia pun memperluas kandang dan menambah ayam petelur. Ia menambah 700-an ekor ayam, sehingga produksi telur bisa meningkat. Kandang tersebut diperkirakan selesai saat awal Ramadan.

”Supaya dapat menghasilkan lebih banyak telur dan bisa mendistribusikan lebih banyak lagi ke langganan," katanya, Sabtu (11/3/2023).

Baca: Prospek Ternak Ayam Petelur di Kudus Masih Menjanjikan, Ini Buktinya

Menurutnya, peluang penjualan telur saat Ramadan diprediksi bagus dan mengalami peningkatan permintaan. Selain itu dari segi harga juga diprediksi bakal mengalami kenaikan.
”Prediksi saya di Ramadan tahun ini harga telur bisa mencapai Rp 27 ribu per kilogram, itu harga dari kandang. Kalau sudah sampai pasar harganya naik lagi," sambungnya.Dia menjelaskan saat ini tiap hari ia bisa menyuplai telur mencapai 50 kilogram. Dengan adanya tambahan 700 ekor diharapkan produksi bisa meningkat.”Diharapkan dapat memberikan pasokan yang lebih maksimal, karena selama ini saya hanya mampu menyuplai 50 kilogram per hari," imbuhnya.https://youtu.be/oNzUW_APW_YEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler