Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Bidang Fasilitasi Perdagangan, Promosi dan Perlindungan Konsumen Dinas Perdagangan Kudus, Minan Mochamad mengatakan pihaknya memprediksi harga kebutuhan pokok saat Ramadan diprediksi naik.

Hal ini yang mendasari pihaknya untuk mengumpulkan para pedagang bahan pokok untuk membahas bersama permasalahan tersebut.

”Karena sudah seperti tradisi ketika bulan Ramadan harga kebutuhan pokok menjadi naik," katanya, Jumat (17/3/2022).

Minan menambahkan, pihaknya mengundang pedagang sembako di beberapa kecamatan. Utamanya pedagang yang menyuplai ke Pasar Jember, Pasar Kliwon, Pasar Bitingan, Pasar Kliwon, dan Pasar Baru.

Baca: Beras 2,5 Ton Habis Hitungan Menit di Pasar Murah Kudus
Mereka yang diundang berkisar 15 orang. Di antaranya pedagang beras, pedagang cabai, pedagang sayuran, dan pedagang kebutuhan pokok lainnya. ”Termasuk pihak Bulog juga kami ajak berdiskusi," sambungnya.Nantinya, berbagai pembahasan dilakukan. Seperti ketersediaan bahan pokok, pantauan harga, dan imbauan untuk tidak melakukan penimbunan.”Supaya kami tahu ketersediaan barang saat Ramadan dan tentunya tidak terjadi gejolak harga," imbuhnya. Editor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler