Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kiai Telingsing merupakan ulama penyebar Islam berdarah Tionghoa. Dia menyebarkan agama Islam di Kelurahan Sunggingan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Makamnya pun ada di daerah ini.

Machfud (akrab dipanggil Machfud Sujak, red), juru kunci makam Kiai Telingsing membeberkan cerita yang dialami salah seorang warga di Kota Kretek.

”Ceritanya itu warga dulu kesulitan mencari kerja. Suatu hari dia bermimpi di telapak tangannya ada jamu. Kemudian dia tanya ke paman saya yang saat itu sebagai juru kunci makam Kiai Telingsing," katanya, Sabtu (25/3/2023).

Kemudian pamannya menjelaskan kalau maksud mimpi tersebut agar orang tersebut membuka usaha jualan jamu. Dari situ warga tersebut mengambil nazar akan syukuran di Makam Kiai Telingsing jika usahanya lancar.

”Ternyata usaha jualan jamunya lancar dan laris. Tetapi sampai bertahun-tahun nazarnya Qodir tidak dijalankan," sambungnya.

Baca: Kiai Telingsing, Ulama Tionghoa yang Bikin Takjub Sunan Kudus

Orang tersebut menurut Machfud, kemudian sakit tidak sembuh-sembuh. Berbagai jenis pengobatan dilakukan namun tak membuatkan hasil.Hingga akhirnya seorang tukang pijat mengatakan jika sakit yang dialami orang tersebut bukan sakit biasa, karena punya nazar yang belum ditepati. ”Dari situ dia ingat kalau masih punya nazar ke Mbah Kiai Telingsing," terangnya.Akhirnya, orang tersebut seketika langsung ke datang membawa membawa dua ekor kambing jantan.Baca:Sosok Kiai Telingsing Berkuda Putih Dipercaya Pernah Menampakkan Diri”Kambing jantan tersebut disembelih di tempat paman saya kemudian dibagikan ke warga-warga juga. Setelah itu langsung sembuh," imbuhnya. Editor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler