Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Berbagai kegiatan majelis taklim turut dilaksanakan untuk memakmurkan masjid ini. Selama Ramadan juga ada pembagian takjil.

Masjid Taqwa dikenal masyarakat setempat sebagai Masjid Taqwa Sukun. Sebab, masjid tersebut memang didirikan pihak PT Sukun Wartono Indonesia.

Masjid Taqwa direnovasi sejak 2019 silam. Saat ini tahapan prosesnya mencapai 85 persen. Arsitekturnya mengadopsi masjid-masjid di negara Turki.

Mohammad Irfan Burhanuddin, Ketua Takmir Masjid Taqwa mengatakan, saat ini masjid digunakan untuk salat jemaah lima waktu dan salat jumat. Tetapi tidak hanya itu, kegiatan majelis taklim juga kerap dilaksanakan.

”Kegiatan majelis taklim setiap Jumat pagi ada kajian tafsir Alquran. Selasa malam ada kajian hadis tentang hukum fiqih. Ada kegiatan Al Berjanji setiap Minggu malam. Kemudian juga ada tahlilan," jelasnya.

Baca: Melihat Lebih Dekat Masjid Taqwa Sukun Kudus yang Direnovasi Bergaya Turki

Lebih lanjut, selama Ramadan pihaknya juga menyediakan takjil. Peminatnya juga semakin banyak.
”Semakin banyak dari yang sebelumnya 30 bungkus, kemudian harus menambah menjadi 50 bungkus, terus terakhir kemarin 75 bungkus," sambungnya.Karena semakin banyak peminat takjilnya, akhirnya dia meminta penerima takjil untuk ikut majelis taklim terlebih dahulu. Warga yang ikut majelis taklim akan mendapatkan takjil.Tidak hanya pembagian takjil, menurut Mohammad Irfan setiap malam Jumat menjelang berbuka puasa dan setelah salat tarawih ada pembagian nasi kerbau. Nasi kerbau tersebut kemudian dibungkus dengan daun jati atau daun pisang.”Jumlahnya sekitar 150-an bungkus. Tahun lalu saat Ramadan juga kami bagikan nasi kerbau," terangnya.Lebih lanjut, dia berharap Masjid Taqwa tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan semata. Melainkan dapat menjadi titik kebaikan bagi masyarakat. ”Tentunya juga dapat merasakan kenyamanan di masjid," imbuhnya. Editor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler