Sembarangan Pakai Baju Impor Bekas Ternyata Bisa Berdampak pada Kesehatan
Vega Ma'arijil Ula
Kamis, 30 Maret 2023 12:08:57
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus dr Andini Aridewi mengatakan baju impor bekas yang tidak dicuci dengan benar berisiko membawa bibit penyakit. Ia pun mengimbau lebih baik tidak menggunakan pakaian bekas yang diimpor.
”Lebih baiknya mengutamakan pencegahan dari risiko tertular penyakit. Salah satunya dengan tidak membeli pakaian bekas impor," katanya, Kamis (30/3/2023).
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kudus dr Ahmad Syaifuddin mengatakan, pakaian bekas impor dapat membawa patogen penyakit, salah satunya penyakit kulit. Namun, menurutnya, hal ini bergantung pada konsumen yang membeli.
”Kalau sudah dicuci dengan benar aman," ujarnya.
Baca: Menkop UKM Nilai Impor Pakaian Bekas Rusak Industri Kecil dan Matikan 1 Juta Pekerja
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



