Produsen Cokelat di Kudus Kebanjiran Rezeki Jelang Lebaran
Vega Ma'arijil Ula
Jumat, 14 April 2023 12:57:35
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Hal ini dialami Nurry Coco, salah satu produsen cokelat di RT 01, RW 01, Desa Bakalankrapyak, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.
Owner Nurry Choco, Nur Laila Safitri mengatakan, pesanan cokelat di tempatnya mengalami kenaikan sebanyak 50 persen.
Hal itu terlihat dari jumlah pesanan cokelat yang biasanya 40 toples per hari di hari biasa, kini pesanan cokelat per hari mencapai 80 toples sampai 100 toples per hari menjelang lebaran.
”Cokelat yang saya bikin ada cokelat karakter kartun dan cokelat dari tempe yang rasanya renyah," katanya, Jumat (14/4/2023).
Pengamatan Murianews.com, sebanyak tiga orang karyawan dari Nur Laila Safitri masih sibuk membuat cokelat. Ada yang mencetak cokelat, ada juga yang sedang mengemas cokelat ke dalam toples.
”Bahannya menggunakan cokelat batang yang dilelehkan. Kemudian kami cetak menjadi cokelat karakter dan juga sesuai pesanan konsumen," sambungnya.
Baca: Waspada Lonjakan Pemudik, Kemenhub Buka Posko Mudik Lebaran
Dia melanjutkan, harga cokelat di tempatnya berkisar dari Rp 50 ribu sampai Rp 150 ribu. Hal itu bergantung ukuran toples.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



