Kamis, 23 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Slamet, warga Desa Cendono, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah baru saja tiba di Kota Kretek pada Selasa (18/4/2023) malam. Dia berangkat dari Tangerang pada Selasa (18/4/2023) pagi.

Murianews.com berbincang dengan Slamet yang baru saja turun dari bus. Dia membawa kardus berisikan makanan ringan untuk keluarga di rumah.

Pria berusia 23 tahun itu merantau di Tangerang untuk bekerja. Setiap tahunnya dia selalu mudik ke Kota Kretek.

Banyak perjuangan yang harus dilaluinya. Mulai dari mendapatkan tiket dengan harga yang mahal. Yakni Rp 570 ribu untuk armada PO Muji Jaya. Ongkos itu dua kali lipat dari harga biasanya.

”Sebenarnya harganya mahal, tetapi yang penting bisa bertemu keluarga," katanya, Selasa (18/4/2023) malam.

Dia menjelaskan, selain harga tiket dirinya juga harus bersabar selama di perjalanan. Sebab, kemacetan membuat perjalanannya menjadi lebih lama tiba di Kota Kretek.

”Ada kemacetan di daerah Bintaro. Terus juga ada kemacetan juga di tol Pejagan area Subang. Daerah Cikarang dan Bekasi juga macet," sambungnya.
Baca: Harga Tiket Bus Mudik dari Jakarta ke Kudus Naik jadi Rp 500 RibuanKemacetan juga terjadi di daerah Kendal, Jawa Tengah. Penyebabnya karena adanya kecelakaan.Dia menjelaskan, berangkat dari Tangerang pukul 06.30 WIB sampai di Kota Kretek pukul 20.00 WIB. ”Kalau tidak ada macet, pukul 16.00 WIB biasanya sudah sampai Kudus,” imbuhnya.Rencananya, dia akan berlebaran di Kota Kretek sampai 30 April 2023. Kemudian, pada tanggal 1 Mei 2023 kembali ke Tangerang.Baca: Simak, Ini Tips Aman Meninggalkan Motor saat Mudik Editor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News