Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Langkah ini diambil untuk mencegah penyebaan virus corona. Kebijakan tersebut berlaku mulai Selasa (28/4/2020) hari ini. Rencananya pembatasan tersebut akan berlaku selama 14 hari, sambil melihat kondisi kedepannya.

Dari pantauan MURIANEWS di lapangan, terdapat rangkaian bambu yang digunakan untuk menutup pintu gerbang desa. Selain itu juga ada spanduk bertuliskan ”lockdown” di gerbang tersebut.

Ketua Satgas Covid-19 Desa Kutuk Suko Laksono menyatakan, pembatasan tersebut hanya berlaku bagi pendatang, atau bukan warga asli desanya.

Menurutnya, setiap pendatang wajib melapor ke Satgas Covid-19 Desa Kutuk yang berjaga di perbatasan desa. "Jika tidak berkepentingan kami larang masuk ke Desa Kutuk," katanya Selasa (28/4/2020).

Menurutnya, jika ada yang terpaksa masuk pun harus mengikuti protokol kesehatan sesuai yang dianjurkan pemerintah.

Sedangkan, tulisan lockdown yang terpasang di perbatasan desa menurutnya hanya sebagai istilah saja, agar warga lebih mudah mengerti.
Sedangkan, tulisan lockdown yang terpasang di perbatasan desa menurutnya hanya sebagai istilah saja, agar warga lebih mudah mengerti.Namun pihaknya memastikan, desanya buka lockdown, melainkan hanya pembatasan pendatang. Sementara warga Desa Kutuk sendiri untuk sementara ini masih diperbolehkan untuk keluar masuk desa."Untuk menerapkan lockdown kami harus ada solusi misalnya pemenuhan kebutuhan logistik untuk warga Kutuk, jika tidak ya tidak bisa. Sementara kami terapkan pembatasan pendatang yang masuk ke Desa Kutuk," terangnya.Pihak satgas juga rutin melakukan penyemprotan disinfektan ke sejumlah titik. Warga desa itu juga disebutnya telah disiplin menjalankan protokol kesehatan. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler