Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Langkah ini dilakukan untuk meminimalisir menyebarnya Covid-19 di desa itu. Untuk membuat bilik ini, warga melakukan patungan.

Sementara alat untuk membuat cairan itu menyemprot secara otomatis dibuat oleh relawan Covid-19 dukuh setempat.

"Pembuatan bilik tersebut satu set habis sekitar Rp 2,5 juta," Kata Yusuf Achmad Khundori, Ketua Relawan Covid-19 Dukuh Ongol-Ongol, Kamis (30/4/2020)

Menurutnya, pihaknya akan membuat empat set bilik disinfektan. Masing-masing akan dipasang pada empat jalur masuk ke dukuh tersebut.

Sebelum membuat bilik ini, pihaknya sudah berkordinasi dan meminta izin kepada Pemdes Lau, Babinsa dan Babinkantibmas setempat.

"Sekarang baru dua bilik yang terealisasi, kami utamakan dua akses utama dahulu," ucapnya.

Selain membuat bilik tersebut, pihaknya juga menutup tiga akses jalan yang menuju ke dukuhnya dan hanya membuka satu jalur akses utama setelah pukul 21.00 WIB."Itu semua untuk antisipasi adanya hal-hal yang tidak diinginkan di tengah pandemi seperti ini. Apalagi banyak napi yang dapat program asimilasi," jelasnya.Sementara itu, Kepala Desa Lau Rawuh Hadiyanto, mengapresiasi dan berterima kasih kepada relawan di Dukuh Ongol-Ongol karena telah membantu meringankan pemerintah desa dalam upaya mencegah Covid-19."Saya sangat berterima kasih karena mereka sudah melangkah dahulu. Pihak desa sangat mendukung atas pembuatan bilik tersebut," jelasnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler