Biar Tak Bengong Bikin Jenuh, Ini Aktivitas Pemudik yang Dikarantina di Graha Muria Colo
Yuda Auliya Rahman
Sabtu, 2 Mei 2020 13:24:12
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala UPTD Objek Wisata Colo Wagiman Sutrisno atau yang sering disapa WS menyatakan, sebelumnya tempat tersebut hanya dipersiapkan untuk menampung pemudik dari enam desa yang berwilayah di Kecamatan Dawe.
Namun, karena beberapa waktu lalu tempat karantina Rusunawa TB-4 penuh, ada juga pemudik dari Kecamatan Kota, Kudus yang menempati Graha Muria.
"Tiga orang pemudik dari Kecamatan Dawe, sedangkan satu orang pemudik lainnya dari Kecamatan Kota," katanya.
Ia mengatakan, agar pemudik tidak jenuh, Graha Muria difasilitas WiFi gratis, serta pemutar musik yang bisa pemudik gunakan. "Untuk musik sifatnya agar tidak begitu sepi, jadi ya tidak terlalu keras," ucapnya.
Selain itu, tiap pagi para pemudik yang dikarantina juga diharuskan untuk mengikuti senam dan olahraga sekitar 10 hingga 15 menit.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



