Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Biasanya Komunitas Kopi Muria mampu menjual sekitar satu kwintal bubuk kopi per hari. Untuk roast bean sekitar dua kwintal sedangkan untuk green bean bisa sekitar satu sampai dua ton.

"Itu jika di global dari penjualan beberapa anggota kami dan sebelum ada pandemi covid-19,” kata Pujiharto Ketua Komunitas Kopi Muria, Minggu (3/05/2020).

Setelah adanya pandemi corona di Kudus, penjualan kopi menurun drastis. Hanya tinggal beberapa persen saja. “Jika di presentase ya tinggal lima sampai sepuluh persen,” ucapnya.

Baca: Dari Larisnya Getuk Tengu, Gadis di Kudus Ini Tak Lagi Galau karena Nganggur

[caption id="attachment_187556" align="alignleft" width="2174"] Ketua Komunitas Kopi Muria Pujiharto sedang melakukan proses roasting kopi. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)[/caption]

Ia mengaku produk kopi di komunitasnya dipasarkan ke sejumlah daerah seperti Jakarta, Surabaya, Bali, Temanggung, Semarang, dan daerah yang lain.

"Pernah juga ke sejumlah negara seperti, Maroko, Singapura,dan Malaysia," jelasnya.

Namun, sementara mereka fokus untuk membangun tempat wisata edukasi kopi yang targetnya rampung di akhir tahun 2020."Berhubung orderan sepi, kami gotong royong bangun basecamp dan tempat yang nantinnya akan digunakan untuk tempat wisata edukasi kopi," terangnya.Baca: Tiga Tenaga Medis di Kudus Positif Covid-19, Kasus Corona Jadi 27 OrangWisata edukasi kopi sendiri dimulai dari pengenalan budidaya kopi, proses produksi, hingga cara menyeduh kopi yang tepat. Itu dilakukan supaya Kopi Muria makin dikenal."Kemungkinan akan ada pilihan berupa paket wisata yang akan kita tawarkan serta ada tour guide yang memandu wisatawan," tandasnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler