Cegah Corona, Hingga Tengah Malam Pun Ada yang Jaga Pintu Masuk Rahtawu Kudus
Yuda Auliya Rahman
Senin, 4 Mei 2020 13:13:29
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Selama 24 jam akses masuk di Desa Rahtawu ada yang menjaga. Untuk anggota penjagaan meliputi, perangkat desa, Satuan Linmas, tokoh masyarakat, dan Karang Taruna dari Desa Rahtawu.
"Keempat unsur tersebut berkoordinasi untuk bergantian melakukan penjagaan. Tengah malam juga ada penjaga minimal empat orang," Kata Rasmadi Didik Aryadi, Kepala Desa Rahtawu, Senin (5/5/2020).
Menurut Didik, yang tidak berkepentingan tidak akan boleh masuk. Jika boleh masuk pun mereka harus melewati bilik disinfektan yang disediakan oleh desa.
"Kami lihat dulu kepentingannya. Kalau misal hanya ingin bertamu, menengok seseorang atau malah berwisata kami tidak perbolehkan masuk," jelasnya.
Ia menyatakan, pembatasan akses tersebut sudah dimulai sejak ada pengumuman siaga Covid-19 di Kudus. Karena Desa Rahtawu sebagai desa wisata yang banyak dikunjungi oleh pendatang.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



