Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Salah satu yang menggelar yakni Masjid Al Firdaus di Desa Gribig, Kecamatan Gebog, Kudus. Ia mengatakan, salat tidak digelar di masjid, tapi di lapangan desa setempat.

“Untuk protokol kesehatan akan kami perketat saat pelaksanaan salat Ied besok di Lapangan Gribig. Memang biasannya di lapangan, dan saya kira lebih terkondisi di lapangan karena lokasinnya luas,” katanya, saat ditemui MURIANEWS, Sabtu (23/5/2020).

Ia menyatakan, para jemaah wajib memakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak minimal satu meter.

"Jika ada yang sakit kami imbau untuk salat di rumah. Sudah kami buatkan banner besar berisi ketentuan protokol kesehatan yang harus dipenuhi para jemaah saat mengikuti salat Ied," terangnya.

Sementara itu, pihaknya juga menyiapkan sejumlah 600 masker gratis untuk mengantisipasi jika ada jemaah yang tidak memakai masker.

"Kalau warga sini sendiri sudah tertib akan penggunaan masker. Hanya untuk antisipasi jika ada dari luar desa yang tidak memakai masker karena biasannya jemaah salat Ied tidak hanya dari desa sini saja, ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga menyiapkan tenaga medis untuk antisipasi jika ada hal yang tak diinginkan terjadi.

"Selama ini tidak ada yang sakit atau pingsan. Namun, karena pandemi kami antisipasi saja terlebih dahulu,” terangnya.
"Selama ini tidak ada yang sakit atau pingsan. Namun, karena pandemi kami antisipasi saja terlebih dahulu,” terangnya.Menurutnya, kemungkinan pelaksanaan salat besok akan sedikit molor dari biasannya karena harus mengatur jarak saf, antri cuci tangan, dan pemberian masker bagi yang tidak memakai."Kami siapkan tiga pintu dan delapan tempat cuci tangan, agar tak begitu sesak saat mengantre. Sudah ada panitia juga yang bertugas mengatur saf saat salat," imbuhnya.Tempat lain yang menggelar Salat Idul Fitri berjemaah yakni Masjid Jami' Sawahan, di Desa Purwosari, Kecamatan Kota, Kudus. Zaidi, Ketua Takmir Masjid Sawahan menyatakan, telah menyiapkan protokol kesehatan yang harus ditaati jemaah.“Beberapa tempat cuci tangan sudah kami siapkan. Untuk jemaah juga kami imbau untuk tetap mengenakan masker,” jelasnya.Namun terkait untuk jarak saf saat salat, pihaknya yakin warga akan sadar dengan sendirinya, memberi jarak pada waktu salat. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler