Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dari pantauan MURIANEWS di lapangan, beberapa desa di Kudus tak menggelar takbir keliling ataupun festival kembang api yang biasannya diadakan oleh beberapa desa. Hanya dari perorangan yang masih menyalakan kembang api secara pribadi.

Budi (25), Warga Desa Kutuk, Kecamatan Undaan, Kudus mengatakan, untuk tahun ini tidak ada takbir keliling di desannya. Biasanya malam menjelang Hari Raya Idul Fitri banyak acara yang diadakan di desanya.

"Biasanya di Desa Kutuk sangat ramai. Tahun sebelumnya ada juga acara seperti festival kembang api yang dilakukan sebelum takbir keliling berjalan. Tak hanya warga Desa Kutuk yang menonton, dari luar desa juga banyak," katanya.

Menurutnya, sudah ada edaran dari desa terkait larangan kegiatan yang melibatkan massa. Jadi, memang tak ada keramaian di desannya untuk Lebaran tahun ini.

Baca: Tetap Gelar Salat Idul Fitri, Sejumlah Masjid di Kudus Perketat Protokol Kesehatan

Hal senada juga di ungkapkan Rian (20) warga Desa Puyoh, Kecamatan Dawe, Kudus. Ia juga menyatakan, untuk tahun ini takbir keliling di desanya ditiadakan.Warga lebih memilih melakukan takbiran di rumah atau masjid dan musala."Biasanya di Desa Puyoh ramai kalau malam takbir. Tapi untuk tahun ini sepi, hanya takbiran yang ada di masjid. Karena ada larangan dari pemerintah untuk tidak melaksanakan takbir keliling," tandasnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler