Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sementara targetnya, sensus penduduk online di Kudus bisa mencapai 36,97 persen. Catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Kudus, warga yang telah melakukan sensus onlie sebanyak 84.861 keluarga.

"Partisipan sensus penduduk online di Kudus sebanyak 84.861 keluarga, atau 327.458 jiwa. Jumlah keseluruhan penduduk di Kudus mecapai sekitar 876.000 jiwa," kata Kepala BPS Kudus Agus Rahmadi Santosa, Rabu (10/6/2020).

Menurutnya, sejak mewabahnya Covid-19 di Kudus program Ngisi Bareng Sensus Penduduk yang disasarkan untuk masyarakat desa melalui RT-RW tidak bisa berjalan.

Sementara untuk menyiasati hal tersebut, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kemenag untuk menjadikan sensus penduduk sebagai tugas rumah bagi pelajar.

"Kami bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kemenag, agar sensus penduduk online bisa menjadi tugas rumah para pelajar saat kebijakan belajar di rumah," jelasnya.

Namun hal tersebut diakuinya tetap belum bisa untuk mencapai target yang dicanangkan. Meski demikian, hasil sensus penduduk online di Kudus menempati peringkat ke tujuh di Jawa Tengah.Sedangkan, untuk penduduk yang datanya dianggap masih meragukan, dan warga yang belum melakukan sensus penduduk online akan dillakukan sensus penduduk wawancara pada September mendatang."Untuk kepastian pelaksanaannya kapan kami belum tahu, menunggu pemberitahuan dari pusat," tandasnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler