Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pasalnya, di dalam bungkusan itu berisi bangkai ayam, foto perempuan, beberapa jarum dan secarik kertas yang berisi tulisan nama perempuan dan nama.

Salah satu nama yang tertera dalam bungkusan yang diduga pelet untuk pemikat lawan jenis itu, tersebar di media sosial dan viral.

Yakni YF (19) warga Desa Karangmalang, Kecamatan Gebog, Kudus. Kini pihak keluarga mengaku sudah mengikhlaskan peristiwa tersebut.

"Kejadian yang dimakam itu sudah kami ikhlaskan dan tidak akan kami perpanjang lagi," kata DA, kakak gadis itu saat ditemui awak media di rumahnya, Selasa (23/6/2020).

Ia juga meluruskan bahwa YF tidak bergaul dengan anak punk. Ia menyebut, adiknya jarang berada di rumah karena tengah bekerja.

"Adik saya tidak seperti yang dikatakan kemarin, ada yang bilang anak punk ada yang bilang kumpul dengan anak punk. Itu semua salah, adik saya selama ini jarang di rumah karena bekerja," jelasnya.

Baca: Nama Gadis dalam Bungkusan Mori di Makam Bakalan Krapyak Kudus Kini Viral

Menurutnya, YF sendiri selama ini tidak mempunyai masalah dengan siapapun. Disebutnya,  adiknya itu selalu berkelakuan baik dan tidak pernah punya masalah dengan siapapun.

Diberitakan sebelumnya, foto-foto isi bungkusan mori tersebut tersebar di media sosial. Alhasil, nama salah satu gadis yang tertera dalam kertas mantra itu pun kini viral dan banyak diperbincangkan.
Diberitakan sebelumnya, foto-foto isi bungkusan mori tersebut tersebar di media sosial. Alhasil, nama salah satu gadis yang tertera dalam kertas mantra itu pun kini viral dan banyak diperbincangkan.Apalagi, di kertas mantra itu juga disertakan alamat dan nama gadis itu yang inisialnya YF. Yakni di Desa Karangmalang, Kecamatan Gebog, Kudus.Baca: Polisi Kudus Cari Pelaku Pengubur Bungkusan Mori Berisi Mantra dan Foto Gadis di MakamSaat ditemui, Kepala Desa Karangmalang Mashuri membenarkan bahwa gadis yang tengah diperbincangkan tersebut adalah warganya.“Iya itu warga sini, tapi jarang bergaul dengan masyarakat Karangmalang. Teman-temannya banyak yang anak punk, kadang malam hari banyak temannya yang main ke rumahnya,” katanya, Jumat (19/6/2020).Menurutnya gadis tersebut saat ini berusia 19 tahun, dan tinggal dengan ibunnya. Namun, ia tidak tahu apa gadis tersebut mempunyai masalah dengan seseorang atau tidak.“Saya kurang tahu, karena dia jarang ada di rumah. Rumahnya juga sering tertutup,” jelasnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler