Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Kemenag Kudus Akhmad Mundakir membenarkan hal tersebut. Ia menyatakan memang ada penurunan pasangan yang mengajukan menikah saat pandemi ini.

"Banyak pasangan yang menunda pernikahannya karena adanya pandemi Covid-19," katanya Selasa (23/6/2020).

Sementara M Zamroni, Pengelola Administrasi Kepenghuluan di Kemenag Kudus merinci jumlah pasangan menikah selama pandemi berlangsung.

Ia menyebutkan, pada Maret 2020 ada 434 pasang yang menikah. Jumlah itu menurun pada bulan berikutnya, yakni April 2020 yang tercatat sebanyak 390 pasang.

Bulan berikutnya, yakni Mei 2020 terjadi penurunan yang sangat drastis, yakni tercatat sebanyak 105 pasangan.

"Memang penurunan tersebut karena pandemi, dan ada anjuran untuk tidak melibatkan massa yang banyak selama pandemi," jelasnya.Ia mengaku, memang biasanya sebelum pandemi pun, pada bulan-bulan ini memang sedikit menurun. Meski demikian, ia memprediksi bukan depan akan ada kenaikan jumlah pasangan yang mengajukan pemohonan pencatatan pernikahan."Karena memang banyak yang menunda. Ini juga persiapan new normal pastinya akan meningkat," tandasnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler