Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pemberian keringanan tersebut mengacu dengan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 515 Tahun 2020. Yakni tentang keringanan uang kuliah tunggal pada perguruan tinggi keagamaan negeri atas dampak bencana Covid-19.

"Kami sudah rapatkan. Dan hasilnya mahasiswa akan mendapat keringanan UKT sebesar 15 persen dengan syarat dan ketentuan yang ada," kata Rektor IAIN Kudus Mundakir, Sabtu (27/6/2020).

Sementara Wakil Rektor 1 IAIN Kudus Supaat mengatakan, keringanan UKT sebesar 15 persen tersebut tidak berlaku untuk semua mahasiswa. Hanya mahasiswa yang terdampak sesuai dengan Keputusan Menteri Agama.

Adapun syaratnya, lanjut Supaat, keringanan tersebut bagi mahasiswa yang orang tuanya terdampak langsung dengan Covid -19.

"Yang meninggal dunia, terkena PHK, yang penghasilanya menurun signifikan dan bangkrut usahannya. Itu yang diberikan diskon," terangnya.

Sejauh ini, pihaknya mengaku sudah ada beberapa mahasiswa yang mengajukan keringanan.
Sejauh ini, pihaknya mengaku sudah ada beberapa mahasiswa yang mengajukan keringanan."Untuk jumlahnya berapa yang sudah mengakukan kami belum tahu pasti. Karena pembayaran UKT belum jalan, pertengan Juli baru mulai," ujarnya.Untuk besaran pembayaran UKT di IAIN Kudus sendiri disebutnya bervariasi. Jumlahnya bergantung dengan program studi yang diambil oleh mahasiswa.“Ada yang Rp 900 ribu ada pula yang Rp 3,2 juta. Untuk program studi yang berlatar belakang sains rata-rata Rp 2 juta keatas," tandasnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler