Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Penutupan tersebut dikarenakan baik pihak toko ataupun pengunjung kedapatan tidak menerapkan protokol kesehatan. Bahkan yang memergoki langsung adalah Plt Bupati Kudus HM Hartopo.

Hartopo mengatakan, penutupan tersebut karena pihaknya menemui banyak pelanggaran protokol kesehatan. Ia mendapati masih ada yang berkerumun dan memperbolehkan pelanggan masuk yang tidak memakai masker.

Selain itu, ada karyawan yang melepas masker serta pihak manajemen toko masih menyediakan meja dan kursi yang biasa digunakan untuk berkerumun. Padahal pihaknya masih memperbolehkan untuk berjualan, namun tidak menyediakan sarana untuk berkumpul.

"Saya sendiri yang menemui itu saat belanja. Sudah saya peringatkan sebelumnya tapi selang satu malam saya ke sana lagi masih seperti itu," katanya, Selasa (7//7/2020).

[caption id="attachment_191380" align="aligncenter" width="880"] Pengumuman penutupan toko modern di Jalan Lingkar Utara Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)[/caption]

Kemudian pihaknya berkoordinasi dengan Satpol PP untuk menutup toko modern itu selama dua hari.

"Saat itu langsung saya perintahkan Satpol PP membuat surat penutupan dua hari, agar manajemen toko bisa berbenah," jelasnya.

Untuk pembenahannya, lanjut Hartopo, pihak toko wajib membentuk satgas protokol kesehatan. Dan melengkapi semua yang menjadi imbauan pemerintah terkait protokol kesehatan.

"Ini adalah contoh biar manajemen Alfamat bisa berbenah di semua toko. Dan menjadi pembelajaran bagi toko modern lainnya. Jika tidak dihiraukan tidak menutup kemungkinan ada penutupan lagi," tandasnya.Baca: Langgar Protokol Kesehatan, Satpol PP Tutup Satu Toko Modern di KudusDiberitakan sebelumnya Kepala Satpol PP Kudus Djati Solechah membenarkan adanya penutupan salah satu toko modern tersebut.Menurutnya, sebelumnya manajemen sudah diberi peringatan secara lisan. Namun karena masih adanya pelanggaran protokol kesehatan, tindakan tegas pun diambil.“Sudah diperingatkan dua kali secara lisan tidak dihiraukan. Dan yang ketiga kalinya kami tutup berdasarkan temuan dan perintah Plt Bupati Kudus selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kudus,” pungkasnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali MuntohaCatatan Redaksi: Berita ini telah mengalami penyuntingan ulang pada judul demi peningkatan kualitas berita

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler