Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Proses kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap akan dilakukan secara daring. Terlebih ketentuannya, hanya daerah zona hijau yang bisa menggelar KBM tatap muka.

Plt Bupati Kudus HM Hartopo juga menegaskan jika proses KBM pada tahun ajaran baru ini masih menggunakan sistem daring.

"Ini sesuai dengan arahan Kemendikbud, hanya zona hijau yang diperbolehkan (KBM) tatap muka. Kudus sendiri sekarang masih zona oranye, jadi KBM tahun ajaran baru masih menggunakan daring seperti kemarin," katanya, Selasa (7/7/2020).

Selama proses pembelajaran jarak jauh ini, pihaknya akan menekankan kepada para guru untuk banyak memberikan tugas kepada siswanya. Agar para siswa tidak memanfaatkan waktu belajar di rumah untuk bermain di luar.

"Nanti akan kami tekankan, setelah tanggal 13 Ji nanti kami rapatkan degan Dinas Pendidikan untuk penekanan hal itu. Semua guru harus memberi tugas di KBM daring itu," jelasnya.
"Nanti akan kami tekankan, setelah tanggal 13 Ji nanti kami rapatkan degan Dinas Pendidikan untuk penekanan hal itu. Semua guru harus memberi tugas di KBM daring itu," jelasnya.Meski demikian, pihaknya memberikan kelonggaran tatap muka saat ujian sekolah berlangsung. Namun, harus menekankan protokol kesehatan dan harus dilakukan sistem sif. Selain itu, siswa juga harus didampingi orang tua."Kalau ujian tengah semester atau semester akhir bisa tatap muka. Itu pun harus pagi dan sore, soal ujiannya juga harus dibedakan. Berangkat dan pulang harus didampingi orang tua, kalau sendiri nanti takutnya tidak langsung pulang," tandasnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler