UMK Siapkan Sistem Perkuliahan Blended Learning New Normal
Yuda Auliya Rahman
Sabtu, 11 Juli 2020 13:31:15
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Rektor UMK Suparnyo mengatakan, sistem perkulian baru ini merupakan kombinasi antara sistem pembelajaran offline dan online.
"Kami sudah rapatkan, untuk akademik perkuliahan berikutnya akan menggunakan blended learning," katanya.
Untuk insensitasnya sementata sebagian besar tetap dilakukan secara daring sesuai kebijakan sistem pembelajaran di tengah pandemi Covid-19.
Namun, pihaknya menyatakan akan tetap memprioritaskan sistem perkuliahan offline setelah pandemi mereda. Karena sebagian masyarakat masih berasumsi bahwa yang namanya perkuliahan itu dilakukan dengan tatap muka.
"Banyak yang masih beranggapan kuliah itu masuk saat tatap muka saja. Makanya kita tetap lakukan pembelajaran tatap muka, sementara ini hanya mahasiswa bimbingan skripsi dan tesis dulu," terangnya.
Selain itu, pihanya akan menambah kapasitas bandwidth di kampus UMK untuk memperlancar sistem pembelajaran secara daring.
"Saat ini kadang masih ada buffering atau loading saat banyak yang memakai. Jadi kami antisipasi dengan menambah bandwidth," ucapnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



