Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Saat ini sudah ada 1.860 orang calon mahasiswa baru yang telah diterima UMK. Jumlah ini melebihi tahun lalu yang hanya 1.500 orang.

Padahal kampus ini juga masih membuka pendaftaran untuk gelombang tiga. Sehingga jumlah mahasiswa baru yang akan diterima jauh lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya.

"Tahun lalu jumlah mahasiswa baru sekitar 1.500 orang. Saat pandemi ini malah meningkat ada 1.860 orang mahasiswa baru yang sudah diterima," kata Wakil Rektor 1 UMK Murtono.

Murtono mengakui, saat ini banyak perguruan tinggi yang khawatir jika pandemi akan memengaruhi penerimaan mahasiswa baru. Namun di kampusnya justru mengalami peningkatan.

Baca: UMK Siapkan Sistem Perkuliahan Blended Learning New Normal

Ia memperkirakan, kenaikan ini lantaran banyak pembatasan untuk keluar kota saat pandemi. Sehingga calon mahasiswa baru terutama dari wilayah eks-Karesidenan Pati memilih mendaftar di perguruan tinggi yang lebih dekat.
Ia memperkirakan, kenaikan ini lantaran banyak pembatasan untuk keluar kota saat pandemi. Sehingga calon mahasiswa baru terutama dari wilayah eks-Karesidenan Pati memilih mendaftar di perguruan tinggi yang lebih dekat."Saat pandemi ini banyak orang yang tidak ingin berpergian dan menempuh pendidikan jauh di luar kota. Jadi UMK jadi rujukan sebagian orang, khususnya eks-Karesidenan Pati, karena jaraknya yang tergolong dekat," jelasnya.Perkiraannya, jumlah tersebut akan terus bertambah karena PMB UMK gelombang tiga masih dibuka hingga 31 Agustus 2020 mendatang."Protokol kesehatan kami perketat, mulai dari skrining awal, pengecekan suhu di awal masuk, penyediaan fasilitas cuci tangan, handsanitizer hingga protokol kesehatan yang harus ditekankan oleh petugas PMB," tandasnya.Sementara untuk tahun akademik perkuliahan baru dimulai bulan September mendatang. Menurutnyam UMK sudah menyiapkan skema baru yakni blended learning.Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler