Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hybrid MPLS merupakan inovasi MPLS yang menggabungkan online dan offline. Sistem ini akan mulai dilaksanakan SMP 1 Kudus selama lima hari mulai Senin (20/7/2020) mendatang.

Kepala SMP 1 Kudus Ahadi Setiawan, Kamis (16/7/2020), menyatakan Hybrid MPLS hanya diberlakukan untuk 269 siswa baru SMP 1 Kudus.

Pelaksanaanya dilakukan selama empat hari, dan siswa yang masuk MPLS dilakukan secara bergiliran, dan saat pembukaan MPLS dilakukan secara virtual.

Selain itu siswa juga diwajibkan menekankan protokol kesehatan dan juga membawa hansanitizer dari rumah. Sedangkan untuk pembelajaran SMP 1 Kudus nantinya akan tetap dilakukan secara daring.

"Pembelajaran nanti menggunakan Google Classroom dan juga Google Meet yang sudah disiapkan tim IT kami untuk memfasilitasi pembelajaran daring nantinya," terangnya.

Abu Sofyan, Urusan Kesiswaan SMP 1 Kudus menyebut jika Hybrid MPLS ini sesuai dengan petunjuk dari Menteri Pendidikan Nasional.

"Sesuai petunjuk dari Menteri Pendidikan kami melakukan Hybrid MPLS itu, perpaduan online dan offline. Di beberapa daerah juga sudah ada yang menerapkannya," kata.

Untuk teknisnya, lanjut Abu, mulai Senin (20/7/2020) siswa secara bertahap datang ke sekolah dengan pembagian per hari dua kelas. Mereka nantinya akan dibagi dalam dua ruang, dengan tiap ruang diisi 16 siswa dengan protokol kesehatan yang ketat."Kami juga sudah meminta surat persetujuan. Bagi siswa yang orang tuanya memperbolehkan silahkan berangkat. Jika tidak ya tidak diwajibkan untuk berangkat. Jadi harus ada persetujuan dari orang tua," jelasnya.Sementara virtualnya, hanya dilakukan pada hari Senin saat pembukaan Hybrid MPLS. Dan akan dibuka oleh kepala SMP 1 Kudus."Jadi bagi siswa lain dan keluarga di rumah bisa menyaksikan melalui channel Youtube Spensa Kudus TV dan Instagram @smpsatukudus," ucapnya.Humas SMP 1 Kudus Lina Setyana Puspitasary menambahkan, saat pembelajaran online nantiya siswa dan orang tua wali diimbau untuk sering membuka website SMP 1 Kudus. "Nanti akan ada informasi di website dan akan terus di-update," imbuhnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler