Transportasi Umum di Kudus Diminta Gunakan Alat Proteksi Pencegah Corona
Yuda Auliya Rahman
Selasa, 21 Juli 2020 16:00:25
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Plt Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan, akan ada surat edaran untuk pelaku usaha transportasi di Kudus mengenai hal ini. Baik ojek online, ojek pangkalan dan transportasi umum lain yang ada di Kudus diimbau menggunakan partisi plastik sebagai pemisah antara pengemudi dan penumpang, serta penggunaan face shield.
"Kami tidak perbupkan imbauan tersebut. Tapi akan kami berikan surat edaran untuk semua transportasi umum di Kudus bisa menggunakan partisi plastik seperti yang sudah dicanangkan oleh mananjemen Grab," katanya, Selasa (21/7/2020).
Ia menyatakan minimalnya untuk tukang ojek bisa menggunakan face shield seperti yang sudah diterapkan di Ojek Colo. Selain mudah didapatkan, harganya juga tergolong lebih murah. Setelah pemakaian juga harus dilap dan dibersihkan menggunakan disinfektan.
"Beberapa waktu lalu kami sudah sarankan kepada tukang ojek Colo yang sudah beroperasi untuk menggunakan protektor pelindung diri. Tapi karena mereka baru mulai beroperasi, sementara bisa menggunakan face shield terlebih dahulu," jelasnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



