Sampah di Kudus Nantinya Bisa Ditukar Menjadi Emas ke Pegadaian, Dua Bank Sampah Jadi Pilot Project
Yuda Auliya Rahman
Selasa, 21 Juli 2020 16:20:46
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Sedikitnya dua bank sampah di Kudus akan menjadi pilot project dalam program ini. Rencananya, program ini akan dimulai pada Agustrus 2020 mendatang.
Marketing Executive PT Pegadaian Area Pati Mohammad Jalu Rajasa mengatakan, pihaknya akan bekerja sama dengan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) agar hasil penjualan bank sampah bisa dikonversi menjadi emas.
Saat ini tercatat ada sembilan bank sampah di Kabupaten Kudus, namun untuk pilot projectnya hanya ada di dua bank sampah.
"Akan kami gandeng dua bank sampah di Kudus untuk menjadi pilot project. Dan secara bertahap menggandeng bank sampah lain," katanya, Selasa (21/7/2020).
Ia menyatakan, pelaksanaan program memilah sampah menjadi emas tersebut rencananya akan dimulai pada awal Agustus 2020. "Di akhir bulan Juli nanti akan kami siapkan MoU-nya," ucapnya.
Ia menjelaskan, setiap bank sampah yang akan menjadi pilot project itu akan dibentuk agen yang akan menampung hasil penjualan sampah. Setelah itu uangnya disetorkan ke Tabungan Emas Pegadaian dan akan dikonversikan menjadi emas.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



