Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hal tersebut juga sebagai tindak lanjut terkait kendala keluhan kendala internet yang dialami siswa selama mengikuti belajar daring.

Plt Kepala Disdikpora Kudus Harjuna Widada mengatakan akan melakukan koordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengenai hal ini.

"Kami koordinasikan dulu dengan Diskominfo Kudus untuk membuka jaringan gratis seperti itu di balai desa," katanya saat ditemui di kantornya, Rabu (29/7/2020).

Meski demikian pihaknya sampai saat ini belum menerima aduan terkait kendala tersebut secara resmi. Hanya saja ia tak menampik jika mendengar ada beberapa masyarakat yang mengeluhkan.

"Sampai saat ini laporan resmi ke saya dari teman-teman koorwil  belum ada. Tapi tetap kami kaji pengadaan fasilitas internet tersebut," ucapnya.

Baca: Tukang Ojek Baik Hati di Kudus Ini Beri Internet Gratis Siswa Miskin dan Yatim Piatu
Baca: Tukang Ojek Baik Hati di Kudus Ini Beri Internet Gratis Siswa Miskin dan Yatim PiatuSementara untuk pembelajaran tatap muka, pihaknya mengaku memang belum bisa dilakukan. Karena sesuai peraturan dari empat menteri bagi wilayah yang belum zona hijau, proses kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap dilakukan secara daring.Selain itu, juga belum ada intruksi dari Plt Bupati Kudus HM Hartopo yang juga selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 (GTPP) Kudus untuk menggelar sekolah dengan sistem tatap muka lagi."Intruksi dari Plt Bupati Kudus yang terakhir hanya pada saat ujian tengah semester dan akhir semester saja yang diperbolehkan tatap muka. Karena untuk menjadi penyemangat siswa untuk tetap belajar meski via daring," tandasnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler